Riset Bisnis 2017

Posted by Benny Osta Nababan Senin, 13 Februari 2017 1 komentar
Riset Bisnis terdiri dari beberapa kasus dan penggunaan metode untuk melakukan riset... Metode yang dapat digunakan dalam Riset Bisnis antara lain :
1. Analisis Efisiensi
2. Analisis Importance Performance Analysis
3. Analisis Diskriminan
4. Analisis Regresi (Kasus pemasaran)

Baca Selengkapnya ....

Statistik Deskriptif 2017

Posted by Benny Osta Nababan Sabtu, 14 Januari 2017 0 komentar
Statistik adalah kumpulan data, bilangan/non bilangan yang disusun dalam tabel dan atau diagram yang melukiskan atau menggambarkan suatu persoalan.  Sedangkan Statistika adalah “Ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasikan dan mempresentasikan data.”  Pada kedua definisi di atas jelas perbedaannya antara statistik dan statistika, walaupun hanya berbeda kata "a" pada akhir kata statistik.

Mata kuliah statistik dibagi menjadi 2 yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensia.  Keduanya berbeda namun saling melengkapi.  Statistik inferensia dapat dilakukan setelah proses statistik deskriptif dilakukan.  Statistik deskriptif hanya terbatas menampilkan data dan menyajikan tentang posisi data tanpa dapat menyimpulkan dari data.  Oleh karena itu, diperlukan pemahaman awal terhadap data melalui statistik deskriptif. 

Bahan perkuliahan statistik deskriptif disajikan di bawah ini dan anda dapat mendownloadnya dengan meng-klik link pdf file pada setiap judul setiap materi pertemuan/perkuliahan.


Sedangkan materi slide powerpoint hanya dapat didownload oleh dosen yang mengajar mata kuliah statistik deskriptif, pada link ppt setiap judul setiap materi pertemuan/perkuliahan di bawah ini :

Baca Selengkapnya ....

Statistika Inferensia 2017

Posted by Benny Osta Nababan Rabu, 28 Desember 2016 0 komentar
Anda diharapkan dapat memahami distribusi poisson.  Supaya tidak membingungkan, anda dapat saling diskusi namun tidak hanya mencontoh dari teman diskusi anda.  Hal ini menjadi penting, sebagai salah satu latihan untuk mengasah ketrampilan anda dalam ujian...

Tugas Statistika Inferensia dapat di download pada link berikut :
1. Distribusi Poisson

Baca Selengkapnya ....

ANALISIS PERSEPSI DAN PILIHAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR MERK ASTRA HONDA MOTOR (AHM) GENUINE PART DAN ASPIRA DI CILEBUT

Posted by Benny Osta Nababan Minggu, 04 Desember 2016 0 komentar
ANALISIS PERSEPSI DAN PILIHAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR MERK ASTRA HONDA MOTOR (AHM) GENUINE PART DAN ASPIRA
DI CILEBUT

Oleh :

Benny Osta Nababan[1] dan Nina Aminah[2]

ABSTRAK

Seiring dengan permintaan sepeda motor yang terus meningkat maka meningkat pula permintaan suku cadang sepeda motor.  Persepsi masyarakat Indonesia mengenai suku cadang sepeda motor cukup menarik perhatian. Masyarakat Indonesia beranggapan bahwa suku cadang yang berasal dari Jepang memiliki kualitas paling baik dibandingkan dengan suku cadang buatan  Indonesia.  Sebagaimana diketahui, suku cadang sepeda motor merk ASPIRA merupakan produk suku cadang after market produksi pabrik Astra Otopart yang merupakan vendor atau pabrik untuk Astra Honda Motor  (AHM) Part. Perbedaan dari produk ORI dan OEM adalah kemasan dan harga jual namun kualitas produk, material dan standarisasinya sama dengan merk AHM Genuine Part.  Tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap suku cadang sepeda motor merk AHM dan ASPIRA pada variabel produk, kualitas produk dan harga; (2) untuk mengetahui perbedaan persepsi konsumen terhadap suku cadang sepeda motor merk AHM dan ASPIRA pada variabel produk, kualitas produk dan harga; (3) untuk mengetahui faktor paling penting bagi konsumen dalam menentukan keputusan pembelian suku cadang sepeda motor merk AHM atau ASPIRA.  Sebelum melakukan analisis data perlu dilakukan uji validitas dan reliabilitas data agar data yang digunakan merupakan data yang sahih dan konsisten.  Metode analisis data yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu : (1) Uji perbedaan rata-rata, (2) Independent samples test (Levene’s test dan t-test samples).  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu : (1) variabel yang digunakan dalam penelitian ini secara keseluruhan valid dan reliabel, (2) konsumen sepeda motor Honda secara rata-rata lebih memilih produk AHM, (3) ada perbedaan persepsi konsumen secara keseluruhan yang artinya konsumen akan membandingkan 5 variabel persepsi tersebut sebelum memilih suku cadang AHM atau ASPIRA, (4) faktor dominan untuk menentukan keputusan pembelian suku cadang AHM atau ASPIRA adalah kualitas produk (rekomendasi) dan harga (promosi dan discount). 

Kata kunci : Uji Beda, Persepsi, Suku cadang, AHM, ASPIRA, Cilebut



[1] Dosen  Departemen ESL-FEM-IPB dan peneliti IPB
[2] Mahasiswa STIE Dewantara

Untuk paper lengkap dapat didownload pada link berikut :
Mohon dapat lengkapi daftar pustaka anda jika merujuk pada tulisan pada paper ini.... Terima kasih...


Baca Selengkapnya ....

Bagaimana Menulis Paper untuk Publikasi Internasional, Kuncinya “ACCEPTANCE”

Posted by Benny Osta Nababan 0 komentar
Jakarta, Berita Geospasial BIG - "Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain yang berada entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang." Dikutip dari Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara oleh Seno Gumira Ajidarma. 
Menulis merupakan hasil tuangan pemikiran melalui kata-kata. Sebagai bagian dari cara berkomunikasi, menulis seringkali dianggap lebih rumit daripada berdialog atau berbicara. Saat ini diperlukan upaya membangun budaya menulis melaluipublikasi karya ilmiah, yaitu dengan budaya membaca, budaya menulis, budaya dialog, budaya berpikir analitis, budaya jujur, budaya berbagi, dan budaya menghargai orang lain. Keadaan saat ini menunjukkan bahwa dari 60-70% penduduk Indonesia yang berusia produktif, kurang dari 32% yang mengikuti jenjang pendidikan tinggi. Gross Domestic Expenditureon R&D Indonesia pada 2013 adalah 0,09%, dan angka publikasi dari Indonesia masih mencapai 21.000 atau peringkat 61 secara global. Demikian disampaikan oleh Dr. Muhamad Dimyati, Deputi Bidang Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kementerian Riset Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dalam sambutannya.

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas artikel ilmiah peneliti Indonesia yang diterbitkan di jurnal internasional ternama, Kemenristek Dikti bekerjasama dengan Elsevier, menghadirkan narasumber Dr. Valerie M. Teng-Broug dari Elsevier, Senior Publisher dari Elsevier dimana lebih dari 17 tahun telah menjabat berbagai posisi penerbitan di bidang ekonomi, ekonometri, keuangan dan ilmu matematika sekarang.  Kerja sama tersebut dalam penyelenggaraan Workshop "How To Write A Great Paper and Get It Published in A Research Journal" pada 5 Mei 2015 lalu di Auditorium BPPT. Elsevier merupakan "world-leading provider" dan penerbit jurnal internasional ternama di bidang ilmu pengetahuan, kesehatan, dan teknologi yang saat ini sudah melibatkan 11 juta peneliti, lebih dari 5.000 institusi, dan 180 negara.

Workshop yang dipimpin oleh Benjamin Lakitan ini, mempunyai animo yang tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 450 orang, baik dari peneliti junior maupun peneliti senior.  Workshop dibagi ke dalam 2 sesi, dimana sesi pertama pada pagi hari adalah materi How to write a great paper and get it published in a research journal, dan dilanjutkan dengan materi Penggunaan index scopus sebagai alat riset dan publikasi ilmiah secara internasional. Sedangkan sesi kedua pada siang hari, adalah kegiatan bimbingan teknis penulisan ilmiah per kelompok untuk mempelajari tulisan yang dapat diterbitkan oleh Elsevier. BIG merupakan salah satu LPNK dibawah koordinasi Kemenristek Dikti mengirimkan beberapa peneliti baik peneliti utama hingga calon peneliti, dan fungsional surveyor pemetaan dari berbagai unit kerja di lingkungan BIG.

Beberapa materi penting yang disampaikan Valerie adalah merupakan hal penting dalam menulis salah satunya adalah menggunakan bahasa dengan tepat. Dalam workshop ini ditekankan untuk menggunakan bahasa Inggris. Kunci penulisan ilmiah yang sukses adalah waspada untuk kesalahan umum seperti konstruksi kalimat, tata bahasa yang tidak akurat, dan tidak menggunakan bahasa Inggris dengan tepat dan keseluruhan - seringkali pada gambar atau tabel masih menggunakan bahasa asal penulis-. Publikasi ilmiah adalah salah satu langkah yang diperlukan untuk tertanam dalam proses penelitian ilmiah. Hal ini juga diperlukan untuk kelulusan pendidikan dan pengembangan karir. Apa yang harus mempublikasikan? Hal-hal yang merupakan hasil atau metode baru dan orisinil, ulasan atau ringkasan dari subjek tertentu, atau merupakan naskah yang memajukan pengetahuan dan pemahaman dalam bidang ilmiah tertentu.

Valerie memberikan tips sebelum melakukan publikasi tulisan yaitu memilih jurnal yang tepat dengan memilih hanya satu jurnal, sesuai tujuan yang dicapai, ruang lingkup, jenis dari artikel yang diterima, sasaran pembaca, dan topik hangat saat ini; pastikan abstrak tulisan kita jelas mengenai apa dan mengapa, jangan meminta orang lain untuk memahami kita, dan bagilah pengetahuan kita dengan media sosial; serta gunakanlah nama secara unik dan tidak berubah-ubah sehingga tidak membuat orang lain bingung untuk menggunakan tulisan kita sebagai referensi, ini untuk memudahkan dalam menemukan tulisan kita dengan indeks Scopus.

Selain itu "evaluasi apakah kita siap untuk mempublikasikan" ujar Valerie. Hal yang juga tidak kalah penting jika kita siap untuk mempublikasikan, naskah yang kita tulis adalah naskah yang kuat dengan sebuah kekhasan layaknya novel, berupa hal yang berguna, dan memiliki pesan menarik, disajikan dan dibangun secara logis, pengulas dan editor dapat memahami signifikansi hal ilmiah dengan mudah. Evaluasi pekerjaan kita, apakah artikel cukup lengkap? ataukah hasil tulisan tersebut yang mendorong keinginan kita untuk ditampilkan sesegera mungkin? Mintalah saran atasan dan rekan-rekan pada naskah kita, terkadang orang luar melihat hal-hal yang lebih jelas daripada penulis sendiri.

Dalam penulisan kalimat dengan bahasa ilmiah, tulislah kalimat secara langsung dan singkat, satu ide atau sepotong informasi per kalimat sudah cukup, dan hindari beberapa pernyataan dalam satu kalimat. Judul yang baik harus mengandung kata-kata yang mungkin paling sedikit dan yang cocok untuk menggambarkan isi makalah. Sifat judul harus efektif, mengidentifikasi masalah utama dari paper dimulai dengan subjek paper. Apakah sudah cukup akurat, jelas, spesifik, dan lengkap? Apakah sudah sesingkat mungkin? Valerie menyarankan untuk memilih judul yang catchy karena lebih sering dikutip, tidak mengandung singkatan yang jarang digunakan, dan menarik minat pembaca. Ingatlah pembaca berpotensi mengutip artikel yang kita tulis.

Selanjutnya dalam penulisan abstrak yang ditujukan untuk memberitahu pembaca apa yang kita lakukan dan temuan penting yang dihasilkan dari tulisan kita. Satu paragraf (antara 50-300 kata) sering juga ditambah dengan poin-poin highlight. Sebuah abstrak akan sangat berpengaruh jika pekerjaan kita menyangkut kegunaan masa depan. Kata kunci pada abstrak juga memiliki peran penting. Dalam dunia elektronik, kata kunci menentukan apakah artikel kita mudah ditemukan atau tidak. Hindari membuat kata kunci yang terlalu umum, terlalu sempit. Pendekatan yang efektif yang dapat dilakukan antara lain melihat kata kunci dari artikel yang relevan dengan naskah kita. Bermain dengan kata kunci tersebut dan melihat kegunaannya kembali.

Penulisan bagian pendahuluanyang tepat adalah paragraf yang mampu meyakinkan pembaca bahwa kita tahu mengapa pekerjaan yang kita lakukan relevan dan sesuai juga bagi mereka. Cobalah menjawab serangkaian pertanyaan: Apa masalahnya? Apakah terdapat solusi yang pernah ada? Mana yang terbaik? Apa keterbatasan utamanya? Apa yang ingin Kita capai? Selanjutnya lanjutkan dengan penulisan Metode Percobaan. Sertakan semua rincian penting agar pembaca bisa mengulangi pekerjaan. Hindari menambahkan komentar dan diskusi. Menulislah dalam bentuk lampau. Pertimbangkan penggunaan bahan tambahan (Dokumen, spreadsheet, audio, video). Percobaan harus mengikuti etika yang berlaku, sertakan persetujuan Komite Etika bila tulisan kita melibatkan percobaan pada manusia atau hewan. Editor dapat membuat keputusan sendiri apakah percobaan telah dilakukan dalam cara etis dapat diterima karena terkadang persetujuan lokal berada di bawah standar yang diterima secara internasional.

Berikutnya dalam penulisan hasil dan pembahasan.  Bagian ini menyangkut pada apa yang telah kita temukan, hal-hal yang harus disertakan antara lain temuan utama. Menampilkan temuan highlight yang berbeda dari temuan yang pernah ada dalam publikasi sebelumnya. Terakhir adalah bagian kesimpulan yang menyangkut keadaan saat ini secara global dengan kesimpulan spesifik. Mampu menunjukkan penggunaan dan ekstensi yang sesuai, hindari penilaian tentang dampak. Melalui kesimpulan penulis memberikan saran untuk percobaan mendatang dan menunjukkan apakah yang mereka sedang lakukan sesuai. Jangan meringkas paper untuk membuat kesimpulan, abstrak adalah bagian untuk itu.

Bagian penting yang tak kalah penting adalah bagian daftar pustaka atau referensi. Tuliskan referensi secara benar. "Patuhilah panduan untuk penulis jurnal, ini adalah tanggung jawab penulis untuk memformat tulisan sesuai referensi dengan benar. Referensi harus berhubungan dengan paper dan mendukung artikel." Ujar Valerie menutup sesi presentasi yang dilanjutkan sesi tanya jawab dengan peserta workshop.

Sebelum waktu istirahat siang, Brand Manager Elsevier Indonesia memberikan saran mengenai penerimaan tulisan oleh Publisher. Hal ini banyak membuat penulis ragu mengirimkan tulisannya. Keputusan pertama langsung "Diterima", hal ini sangat jarang terjadi, namun hal itu bisa terjadi. Selamat! Sekarang kita hanya menunggu bukti halaman dan artikel kita akan tampil online dan dicetak. Keputusan kedua "Ditolak", hal ini memiliki probabilitas 40-90%. Jangan putus asa. Hal ini terjadi pada semua orang. Cobalah untuk mengerti mengapa. Pertimbangkan saran reviewer. Jadilah kritis. Jika jurnal tersebut dikirimkan ke Publisher lain, mulai seolah-olah itu adalah naskah baru. Baca Panduan untuk penulis dari jurnal baru, lagi dan lagi.

Kuncinya, apa yang membuat paper kita diterima adalah ACCEPTANCE: Attention to details (perhatikan pada detail), Check and double check your work (periksa dan periksa kembali pekerjaan kita), Consider the reviewers' comments (pertimbangkan pendapat reviewers), English must be as good as possible (gunakan Bahasa Inggris sebaik mungkin)Presentation is important (penyajian adalah hal yang penting), Take your time with revision(ambil waktu untuk merevisi), Acknowledge those who have helped you (ucapkan terima kasih pada pihak yang membantu kita), New, original and previously unpublished (Baru, asli, dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya), Critically evaluate your own manuscript (evaluasi secara kritis tulisan kita), Ethical rules must be obeyed (patuhi aturan etik).  (NAD-FLO/TR)

Baca Selengkapnya ....

Uji Validitas dan Relibialitas dengan SPSS

Posted by Benny Osta Nababan Rabu, 09 November 2016 0 komentar
Apa arti Validitas dan Relibialitas ?

Validitas memiliki arti kata valid atau sah... seperti kita menyetorkan uang ke bank, bukti setor akan dicap atau diverifikasi valid jika antara jumlah yang disetor sama dengan bukti setor.  Sama dengan hasil quesioner yang disetorkan perlu dicek apakah data yang dimasukkan valid atau tidak.  Data tersebut dikatakan valid jika ada korelasi dari setiap data dengan data totalnya.  Nilai korelasi dari perhitungan harus lebih besar dari nilai r tabelnya (rhit > rtabel).  Untuk memperoleh nilai rtabel maka harus diketahui jumlah sampel (n) sehingga dapat ditentukan derajat bebasnya (degree of freedom) = df = n-2 pada tingkat alpha yang ditentukan (misal alpha = 0,01 atau 0,05 atau 0,1).  Jika tidak valid maka data tersebut tidak dapat diolah, begitu juga sebaliknya jika data tersebut dapat dilakukan analisis realibilitas.  Nilai rhitung ini dapat dilakukan dengan bantuan software SPSS pada analisis korelasi bivariate (jika ada 1 bintang (*) pada totalnya maka rhitung nyata dengan alpha 0,05 dan jika ada 2 bintang (**) pada totalnya maka rhitung nyata dengan alpha 0,01)

Apa artinya realibilitas ? Relibialitas berasal dari kata konsisten atau kestabilan.  Artinya apakah data yang akan diolah tersebut konsisten.  Konsisten jika data yang akan diolah berkumpul pada titik tertentu.  Dikatakan data tersebut konsisten jika 0,6 atau 60% data berkumpul pada satu titik dari keseluruhan data (100%).
Untuk uji realibilitas diketahui berdasarkan nilai Cronbach Alpha (CA) yang diperoleh.  Jika nilai CA > 0,6 dapat dikatakan bahwa data yang diperoleh reliabilitas cukup untuk dilakukan pengolahan data berikutnya, namun sebaliknya jika nilai CA < 0,6 maka harus ada data yang diperbaiki atau dibuang.  Nilai Cronbach Alpha (CA) ini dapat dilakukan dengan bantuan software SPSS pada analisis scale realiability.  Pada scale rebiality ini dapat dilakukan uji validitas dan reliabilitas secara bersamaan.  Dimana nilai  Cronbach Alpha (CA) untuk pengukuran reliabitas harus diatas 0,6 dan validitas setiap data dapat dilihat pada tabel item statistic (corrected item - total corelation).  Jika nilai corrected item (CI) kurang dari rtabel maka dapat dikatakan item tersebut tidak valid.

Supaya lebih mudah silahkan didownload cara melakukan uji validitas dan reliabilitas dengan SPSS berikut :

Uji Validitas dan Relibialitas dengan SPSS

Baca Selengkapnya ....

Metodologi Penelitian

Posted by Benny Osta Nababan Senin, 19 September 2016 0 komentar
Pengertian Metode Penelitian adalah tata cara bagaimana suatu penelitian akan dilaksanakan. Metode penelitian ini sering dikacaukan dengan prosedur penelitian atau teknik penelitian. Hal ini disebabkan karena ketiga hal tersebut saling berhubungan dan sulit dibedakan.
Metode penelitian membicarakan megenai tata cara pelaksanaan penelitian, sedangkan prosedur penelitian membicarakan alat-alat yang digunakan dalam mengukur atau mengumpulkan data penelitian. Dengan demikian, metode penelitian melingkupi prosedur penelitian dan teknik penelitian.
Menurut Nazir, seorang peneliti sebelum melaksanakan penelitian, sebaiknya menjawab terlebih dahulu tiga buah pertanyaan, yaitu :
1. Urutan kerja apakan yang harus dilakukan dalam melaksanakan penelitian ?
2. Alat-alat apakah yang akan digunakan dalam mengukur atau mengumpulkan data ?
3. Bagaimana melakukan penelitian tersebut ?

Silahkan download Lembar Kerja Mahasiswa Metodologi Penelitian pada link berikut :

Lembar Kerja Mahasiswa Metodologi Penelitian

Untuk membuka password anda harus mengikuti kuliah Metodologi Penelitian.

Materi Kuliah dapat didownload pada link berikut ini :

Kuliah 1. Pengantar dan Berpikir Ilmiah

Baca Selengkapnya ....

Soal Kuis Manajemen Risiko : Pengukuran dan Dampak Kerugian Risiko

Posted by Benny Osta Nababan Jumat, 20 Mei 2016 0 komentar
Pengukuran dan Dampak Kerugian Risiko dapat di download pada link berikut ini :
Soal Quiz


Baca Selengkapnya ....

HARIAN SUARA KARYA, OPINI : Aksi Penenggelaman Kapal Asing (Penulis : Benny Osta Nababan)

Posted by Benny Osta Nababan Rabu, 18 Mei 2016 0 komentar
Aksi Penenggelaman Kapal Asing merupakan coretan kecil dari sebuah pemikiran Penulis yang sedang menjadi hot news dari beberapa kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.  Gaung penenggelaman kapal-kapal asing pelaku illegal fishing bukan hanya di Jakarta, tapi bahkan seluruh daerah yang terdapat aktifitas perikanan tangkap yang penulis kunjungi.  Bahkan di beberapa media internasional, kebijakan bu Susi P ini akan mempengaruhi hubungan diplomatik antar negara.  

Berdasarkan informasi-informasi ini maka penulis berusaha menuangkan pemikiran ini ke dalam sebuah tulisan opini yang pada akhirnya dimuat pada Harian SUARA KARYA pada tanggal 28 Mei 2016.  Editorial opini yang berjudul Aksi Penenggelaman Kapal Asing ini berusaha bersikap netral antara kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan dengan pemikiran teori tentang fenomena gunung es dari mata kuliah Pemodelan Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan.  Pada awalnya, penulis memberikan perkuliahan tentang bagaimana kita dapat memodelkan sesuatu kebijakan berdasarkan teori "ICE BERG PHENOMENON". Teori ini berbicara bahwa kebijakan sering diputuskan hanya berdasarkan puncak gunung es yang terlihat berlapis salju.  Pendekatan selalu bersifat reaktif sesaat, padahal kejadian-kejadian rutin sudah membentuk pola ter-struktur yang merupakan mata rantai dari sebuah kejadian.  Struktur kejadian tersebut menjadi pola adaptif yang akhirnya diterima begitu saja karena sudah menjadi kebiasaan yang menjadi badan gunung es menopang salju di puncak gunung.  Seharusnya kebijakan tersebut dapat digeneratif dari dasar puncak gunung es menjadi solusi-solusi di awal fenomena gunung es....

Artikel tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :

Atau  klik link berikut ini untuk download harian Suara Karya tanggal 28 Mei 2015 dan dilihat pada halaman 3.

Dapat juga  klik link berikut untuk baca versi online SUARA KARYA



Baca Selengkapnya ....

Tugas Matematika Ekonomi

Posted by Benny Osta Nababan Rabu, 20 April 2016 0 komentar
Tugas Matematika Ekonomi dapat di download pada link berikut ini :

Tugas 1. Fungsi Penawaran dan Fungsi Permintaan pada kasus pajak dan subsidi

Baca Selengkapnya ....

Mengolah Data Logit dengan STATA

Posted by Benny Osta Nababan Kamis, 03 Maret 2016 0 komentar
Sedang dalam penulisan.... Mohon sabar

Baca Selengkapnya ....

Training Valuasi Ekonomi Departemen ESL IPB

Posted by Benny Osta Nababan Minggu, 28 Februari 2016 0 komentar
Pelatihan Valuasi Ekonomi Sumberdaya Pesisir dan Laut ke-1. Pelatihan atau training ini bekerjasama antara Departemen ESL IPB dengan ICT BLST.

Peserta pelatihan sebanyak 10 orang, dari instansi : Kementerian Keuangan (3 peserta), mahasiswa Pascasarjana IPB (S2 dan S3) dan mahasiswa S1 IPB (3 orang).

Materi pelatihan valuasi ekonomi dapat didownload pada link berikut ini :
1. 

Contoh Pengolahan Data, dapat didownload pada link berikut ini :
1. CVM : Data Tertutup dan Data Terbuka
2. Pemodelan Dinamik :
    a. Sederhana : PendudukTernakTabunganStok (Bak Mandi)
    b. SDAL : MangroveTerumbu KarangPerikananPasir LautSampahLahan

Baca Selengkapnya ....

PELATIHAN TEKNIK PENGOLAHAN DATA DISKRIMINAN

Posted by Benny Osta Nababan 0 komentar

Analisis Diskriminan dapat digunakan untuk membedakan dari masing-masing grup.  Sebagai contoh jika seorang manajer Toko "LAKU" akan membanding 2 grup dari konsumen dari yang sering belanja dan jarang belanja, maka analisis diskriminan ini dapat digunakan.  Dalam hal ini manajer toko dapat membuat 2 grup dari frekuensi belanja konsumen sebagai berikut:
0 = jarang belanja 
1 = sering belanja

Dari hal tersebut si manajer toko ingin membandingkan variabel apa saja yang membedakan keduanya.  Oleh karena itu, dengan menggunakan bantuan pengolahan data dengan analisis diskriminan, manajer toko berniat untuk menyusun strategi sebagai langkah perbaikan untuk toko "LAKU" yang dikelolanya.  Hal ini dilakukan supaya konsumen yang jarang belanja dapat berubah menjadi sering belanja. Untuk itu, maka perlu dibuat tujuan antara lain :
  1. Bandingkan variabel bebas dari masing-masing grup yang sering belanja dan jarang belanja !
  2. Menentukan variabel bebas dari perbedaan antar grup !
  3. Mengetahui perilaku beli konsumen (konsumen yang sering beli perilakunya benar-benar berbeda dengan konsumen yang jarang beli) ?
  4. Menentukan seberapa besar variabel terikat (beli) dapat dijelaskan oleh variabel bebasnya oleh model diskriminannya.
  5. Menentukan apakah terdapat perbedaan antara yang sering belanja dan jarang belanja
  6. Menentukan variabel bebas yang tidak terpakai dalam model diskriminan
  7. Menentukan variabel bebas yang masuk grup sering belanja dan grup jarang belanja sehingga bersikap positif terhadap atribut variabel bebas
  8. Lakukan pengujian, apakah model diskriminan tersebut mampu melakukan klasifikasi responden dengan tepat ?


Untuk melakukan pengolahan data dengan diskriminan anda harus memiliki software ekonometrik atau statistika seperti : SPSS, STATA, Minitab, SAS, Gretl, STATISTICA, Eviews atau lainnya yang menurut anda paling mudah.  Teknik pengolahan data dengan metode diskriminan disajikan dalam link berikut ini :
4. Output SPSS

Baca Selengkapnya ....

RISET BISNIS (Tugas Pengolahan Data Diskriminan)

Posted by Benny Osta Nababan Selasa, 23 Februari 2016 0 komentar
Berikut ini adalah hasil analisis diskriminan dengan contoh kasus sering belanja dan jarang belanja dengan program SPSS. Silahkan download pada link berikut: Berikut ini adalah hasil analisis diskriminan dengan contoh kasus sering belanja dan jarang belanja dengan program SPSS.

1. Tugas untuk  KELAS SABTU SORE merupakan TUGAS INDIVIDU . ANDA HARUS MENGOLAH data perseorangan dan PRESENTASI hasil olahan data dan interpretasi hasil di depan kelas. Baca setiap perintah dalam tugas berikut dengan klik link berikut ini untuk download file:

Tugas Diskriminan Sabtu Sore  (Hasil olahan dan interpretasi hasil diketik dalam format laporan)



2. Tugas untuk KELAS SELASA SORE  merupakan TUGAS KELOMPOK . ANDA HARUS MENGOLAH DATA KELOMPOK dan PRESENTASI hasil olahan data dan interpretasi hasil di depan kelas. Baca setiap perintah dalam tugas berikut dengan klik link berikut ini untuk download file:

Tugas Diskriminan Selasa Sore  (Hasil olahan dan interpretasi hasil diketik dalam format laporan)



Baca Selengkapnya ....

Training Valuasi Ekonomi

Posted by Benny Osta Nababan Selasa, 16 Februari 2016 0 komentar
Pelatihan Valuasi Ekonomi Sumberdaya Pesisir dan Laut ke 2. Pelatihan atau training ini bekerjasama antara PKSPL IPB dengan ICT BLST.

Peserta pelatihan sebanyak 4 orang, dari instansi Bank Indonesia (1 peserta), Kementerian Keuangan (3 peserta) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Air Payau, Kementerian Kelautan dan Perikanan (1 peserta).

Materi pelatihan valuasi ekonomi dapat didownload pada link berikut ini :
1. Contingent Valuation Method (CVM)
2. Pemodelan Sistem Dinamik

Contoh Pengolahan Data, dapat didownload pada link berikut ini :
1. CVM : Data Tertutup dan Data Terbuka
2. Pemodelan Dinamik :
    a. Sederhana : Penduduk, TernakTabungan, Stok (Bak Mandi)
    b. SDAL : Mangrove, Terumbu Karang, Perikanan, Pasir Laut, Sampah, Lahan

Baca Selengkapnya ....

Share with

Twitter Google Plus Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
Tutorial SEO dan Blog | Copyright of Resources Economic, Policy, Statistic and Socio Economics.

Resources Economics